Sunday, February 7, 2010

Menghargai

Mungkin ini adalah hal yang sepele atau juga hal yang sangat bisa diperhitungkan oleh sebagian orang, hal yang membuat orang bisa respect terhadap orang lain , membuat orang merasa tersanjung dan mempunyai nilai dimata orang lain. Lalu apa jadinya bila kita terkadang telah melakukan hal yang menurut kita terbaik dan maksimal serta telah memberikan semua kemampuan yang ada lalu orang yang seharus nya menilai kita dengan objektif malah hanya melihat secara subjektif , melihat setitik nila yang tercampur pada susu hanya memandang setitik yang begitu kontras sedangkan sebelanga susu yang selama ini ada hilang , lenyap , tak dipandang dan kau akan dianggap sebagai orang yang memiliki kinerja yang tidak memuaskan, ANJLOK .

Yahhh itulah manusia , yup we are just ordinary people terkadang nila memang lebih menyilaukan mata dari pada sebelanga susu yang telah ada selama ini. Tapi apa kah tidak punya rasa menghargai sedikit pun, lalu yang jadi pertanyaan disini adalah ukuran untuk mencapai titik kerja yang memuaskan itu seperti apa atau bukan hanya saya saja yang merasakan hal seperti ini. Heyyyy terlalu memberi tekanan tidak kan juga membuat kinerja seseorang menjadi lebih baik bahkan dengan kata MEMUASKAN. Sedikit rasa menghargai dan menilai dengan pandangan yang objektif malah akan memeberikan hal yang lebih dari apa yang kita bayangkan dan akan lebih dari kata MEMUASKAN karna disini terdapat rasa yang benar -benar dari hati , ada doa yang akan dipanjatkan, karna disini ada IKHLAS .

4 comments:

suzan said...

rasa menghargai itu, ada di dalam hati, jika hatinya sudah kotor, sulit untuk memberi penghargaan pada orang lain, dan kepuasan itu kembali tingkat rasa syukur kita kepada-Nya karena tidak banyak orang yang bersyukur dengan keadaan yang telah didapat :D

victor said...

mungkin harus lebih sering lagi mengikuti seminar motivasi ? hehehehehhee ...

but anyway ..
ini dari sudut pandang aku, jangan pernah mengharapkan penghargaan, dari siapapun itu! apalagi sampai terlontar kata2: saya kan dah melakukan semuanya tolonglah dihargai ... "

NO ... jangan ...
jangan pernah ada lagi kata2 yg terlontar seperti itu. menurut saya, kita hidup bukan buat dihargai. tak ada yg mampu memberi harga kepada seseorang karena manusia itu tidak ternilai harganya.

bila merasa dikerdilkan, dikecilkan, dicaci, dimaki, dipojokkan, jadikan itu pemicu untuk meraih sebuah prestasi. tunjukkan saja dengan karya nyata bahwa kita tidak seperti apa yg mereka duga.

bila memang sudah tak tahan dengan kondisi seperti itu, daripada mengeluh dan akan menjadi uneg2 maka hijrah ! bukan mundur.

Quinie said...

kalo menurut saya, kita kerjain semaksimal yang bisa kita lakukan dan ngga usah ngarepin apa2. kalo dapet apresiasi, ya sukur.. engga pun gpp :)

pakabar ran?

Darin said...

Ikhlas dalam menerima apa yg telah dikaruniakan oleh-Nya, itu yang utama.
Salam kenal :)